Tes darah pada 12 pekan pertama kehamilan mengindikasikan risiko keguguran atau lahir prematur.Tim dokter di Amerika Serikat menemukan molekul terkait komplikasi kelahiran, beberapa bulan sebelum ada gejala. Tes itu untuk skrining molekul darah di plasenta.

Keguguran dapat terjadi pada siapapun. Akan tetapi sebagian besar berlangsung secara spontan dan tidak dapat dipastikan penyebabnya. Beruntung peneliti dari Amerika Serikat menemukan cara yang diklaim bisa jadi alat prediksi keguguran yang akurat, yaitu tes darah 12 pekan untuk ibu hamil.

Profesor Daniel Brison, Universitas Manchester.

Tim periset dari laboratoriom Kedokteran Reproduksi dan Imunologi di San Francisco, AS, menilai, sel RNA mikro bisa prediksi lahir prematur, pre-eklamsia, dan keguguran, 12 pekan pertama kehamilan. Mereka meneliti 160 kelahiran. Akurasi tes untuk prediksi keguguran dan pre-eklamsia 90 persen dan lahir prematur sebelum 34 pekan 89 persen.

” Perlu ada riset lanjutan, ” kata profesor kehormatan embriologi dan biologi sel punca klinis. University of Manchester, Daniel Brison, Rabu ( 1/11 ).

Sumber : Kilas Iptek / BBC / EVY.