Seberapa cepat kita berjalan ternyata terkait risiko meninggal akibat sakit jantung. Miturut hasil studi di Inggris yang dipublikasikan di The European Heart Journal, orang dewasa paruh baya yang terbiasa berjalan lambat dua kali lebih berisiko meninggal karena sakit jantung daripada mereka yang biasa berjalan cepat. Riset itu dilakukan pada 420.000 orang dewasa usia paruh baya selama enam tahun.

Apakah kamu biasa berjalan lamban? Studi menunjukkan bahwa Anda memiliki risiko kematian yang lebih tinggi terkait jantung, jika Anda masih muda, energik dan malas bergerak.

Peneliti dari University of Leicester, Tom Yates, Selasa (29/8), mengatakan, tingkat kebugaran rendah pada partisipan yang biasa berjalan lambat jadi faktor risiko kematian karena sakit jantung.  Kecepatan di mana Anda berjalan mungkin merupakan penentu kesehatan jantung Anda.

Sebuah studi berskala besar baru ditemukan. Menurut para periset di University of Leicester, orang dewasa setengah baya yang lamban berjalan lambat dua kali lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung daripada pejalan kaki yang cepat.

 “Studi kami mengatakan bahwa mereka yang berjalan dengan kecepatan yang lambat, stabil terkait risiko kematian akibat penyakit jantung atau kanker di masa depan,” kata penulis utama studi tersebut Tom Yates.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / ADH

 
Iklan