Anda mungkin akan menguap hanya dengan membaca ini. Meski tak letih, seorang bisa menguap karena yang lain menguap. Tim peneliti dari University of Nottingham yang menemukan, itu terjadi di bagian otak yang bertanggung jawab pada fungsi motorik.

Menguap adalah tindakan tak sadar yang dilakukan makhluk hidup. Tujuan menguap adalah untuk mendinginkan otak sehingga bekerja lebih efisien dan membuat Anda terjaga lebih lama. Teori lain mengatakan bahwa menguap bisa menular sebagai hasil dari perilaku kawanan secara tak sadar ungkap Dr Gordon Gallup, peneliti di University of Albany, seperti dikutip dari BBC, Selasa (17/2/2015).

Menguap ialah bentuk echophenomena, tiruan otomatis kata-kata atau tindakan orang lain, yang dijumpai pada epilepsi dan autisma. Periset memantau 36 relawan saat melihat orang lain menguap. Studi yang dipublikasikan di jurnal Current Biologi menunjukkan, stimulasi magnetik transitional eksternal meningkatkan rangsangan di korteks motor sehingga orang menguap menular.

Miturut Georgina Jackson, profesor neuropsikologi kognitif, yang ikut meneliti, Jumat (1/9), studi itu bisa digunakan lebih luas.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / EVY.