Asupan vitamin B3 bisa mencegah keguguran dan bayi lahir cacat. Demikian hasil studi pada tikus. Tim peneliti dari Victor Chang Institute di Sydney, Australia, menemukan penyebab dan pencegahan keguguran serta bayi lahir cacat. Ahli mengatakan, itu belum bisa jadi rekomendasi bagi kehamilan.

Menurut studi baru, dosis tambahan vitamin B3 dapat membantu mencegah beberapa jenis cacat lahir kompleks. Vitamin ini dapat membantu mengkompensasi cacat kemampuan tubuh untuk membuat molekul, yang disebut nicotinamide adenine dinucleotide (NAD). Para peneliti mengkaitkan untuk pertama kalinya perkembangan janin yang sehat pada manusia. Temuan ini meningkatkan kemungkinan bahwa meningkatkan kadar B3 pada makanan wanita hamil dapat membantu menurunkan tingkat cacat lahir secara keseluruhan. ( sciencemag org )

Peneliti menganalisis DNA empat keluarga dengan para ibu keguguran beberapa kali atau bayi lahir dengan kelainan organ seperti jantung dan ginjal. Mereka menemukan mutasi di dua gen memicu bayi kekurangan molekul Nicotinamide adenina dinucleotide (NAD), yang membuat sel menghasilkan energi dan organ tumbuh normal.

Profesor Sally Dunwoodie ( tengah )di Victor Chang Cardiac Research Institute,  adalah ilmuwan wanita di dunia dalam penelitian kehamilan, yang menandai salah satu penemuan paling signifikan di bidang ini. Temuan timnya mengidentifikasi vitamin B3 (Niacin) diharapkan dapat mencegah kekurangan molekuler yang menyebabkan keguguran dan cacat lahir pada bayi.

Pemimpin peneliti Prof Sally Dunwoodie merealisasi mutasi di tikus dan menemukan itu, bisa diperbaiki jika ibu hamil mendapat vitamin B3. ” Anda bisa dorong level NAD, cegah keguguran, dan bayi lahir cacat, ” ujarnya, Kamis (10/8).

Sumber : Kilas Iptek / BBC / EVY