Orang dewasa dengan pola tidur buruk punya berat badan lebih dan kesehatan metabolik buruk. Studi pada 1.615 orang di Inggris menunjukkan, mereka yang tidur enam jam sehari punya lingkar pinggang rata-rata 3 sentimeter lebih besar dibandingkan yang tidur sembilan jam semalam. Mereka yang kurang tidur lebih rentan kena penyakit metabolik.

” Obesitas berkontribusi pada pengembangan banyak penyakit, khususnya diabetes tipe 2, ” kata Greg Potter, peneliti dari Universitas Leeds, Inggris, Senin (31/7). Studi itu menunjukkan, kurang tidur tak terkait pola diet buruk.

Kurangnya durasi tidur diduga mengganggu campuran kimiawi metabolisme dan kemampuan tubuh untuk mempertahankan berat badan yang sehat. Pelakunya mudah marah dan wajah kusam.

Studi baru menyimpulkan bahwa kurangnya jam tidur dapat memperlebar pinggang, meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan obesitas. Hasil penelitian di Inggris menunjukkan bahwa orang yang tidur sekitar enam jam semalam memiliki pinggang 3 cm lebih besar daripada mereka yang tidur sembilan jam semalam.

Kurang tidur menekan kolesterol baik HDL (high sendiri lipoprotein) yang membantu menurunkan kolesterol jahat LDL ( low sensitif lipoprotein) dan melindungi dari penyakit jantung.

” Lama tidur yang sesuai bagi tiap orang berbeda, 7-9 jam, ” kata Laura Hardie , peneliti lain dari Universitas Leeds.

Sumber : Kilas Iptek : Science Daily / MZW