Mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Andy Aulia Prahardika, menciptakan sensor deteksi banjir di landasan pacu yang dapat memberikan peringatan dini. Alat ini juga berfungsi mengurangi risiko kecelakaan pesawat terbang. Penemuan ini meraih penghargaan dalam ajang World Inventor Award Festival di Korea Invention News, Seoul, Korea Selatan.

Mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknik UGM, Andy Aulia Prahardika, meraih penghargaan dalam ajang World Inventor Award Festival. Perhelatan ini merupakan ajang tahunan yang diadakan oleh Korea Invention News (KINEWS) di Seoul, Korea Selatan.

Andy menuturkan alat sensor deteksi banjir di landasan pacu pesawat terbang ini dilakukan selama 3 tahun dan dilakukan di Bandar Udara Internasional Ahmad Yani di Semarang. Penelitiannya menghasilkan beberapa rekomendasi sistem early warning tentang keadaan landasan pacu bandara secara real time dan otomatis yang akan mendukung sistem keselamatan penerbangan maupun keselamatan otoritas bandara.  ( ugm.acid )

Menurut Andy, penelitian ini dilakukan selama 3 tahun di Bandara Ahmad Yani, Semarang. ” Ketika ada genangan air pada permukaan landasan pacu, sensor deteksi otomatis mengirimkan peringatan kepada petugas Air Traffic Control ( ATC ) sehingga petugas bisa memberikan arahan kepada pilot pesawat. Pada saat yang sama, sinyal sensor akan menyalakan pompa untuk menyedot air dari landasan pacu, ” kata Andi, Senin ( 3/3 ) sebagaimana dikutip situs UGM.

Sumber : Kilas Iptek / UGM.ACID / ELN

Iklan