Pengadilan banding Wuhan di Provinsi Hubei, China, menghukum sebuah perusahaan otomotif membayar sebesar 137,700 yuan ( Rp 267,5 juta ) untuk upah dan ganti rugi bagi mantan pekerja perusahaan, yang dipecat dua tahun lalu karena ketahuan tertidur di mejanya pada jam kerja. Harian Chutian Jin Bao menulis, pengadilan membatalkan keputusan pengadilan tingkat pertama dan menyatakan tidur pada jam kerja tidak bisa menyebabkan seseorang dipecat. Zhang Yong dipecat setelah penyelia menemukan dia tertidur di mejanya pada 18 Juni 2015.

Zhang yang telah 18 tahun bekerja dinilai melakukan pelanggaran disiplin serius, mengutip peraturan perusahaan tahun 2008. Zhang beralasan, dia hanya beristirahat selama 5 menit setelah lembur empat hari berturut-turut untuk urusan pekerjaan. Pengguna media sosial Sina Weibo pun memuji keputusan pengadilan.

” Tepuk tangan untuk hakim tulis pemilik akun  xiaobaishoujiwangzhan. ” Jika regulasi itu diterpkan secara profesional, semua pegawai pemerintah harus dipecat hanya dalam satu tahun, ” tulis pemilik akun Tears of the Nile.

WAS.

Iklan