Pemerintah Provinsi Sichuan, China, tengah mempersiapkan regulasi yang memberi tambahan libur hingga 10 hari per tahun kepada karyawan atau pekerja yang merupakan anak tunggal. Tambhan libur ini bertujuan memberikan lebih banyak waktu bagi para anak tunggal untuk mengurus orangtua mereka yang renta. Seperti ditulis globaltimes.cn yang mengutip West China City Daily, Selasa ( 20/6 ), pekerja yang mendapatkan keistimewaan ini adalah mereka yang memiliki orangtua berusia minimal 60 tahun.

Bagi pekerja yang mempunyai orangtua lanjut usia, dia juga sebagai anak tunggal dalam keluarga, mendapatkan keistimewaan dalam hal libur hari kerja. Dia berhak mendapatkan tambahan 10 hari libur, guna merawat orangtuanya. Ilustrasi : Handining.

Rancangan regulasi tersebut sedang disebarluaskan ke masyarakat guna mendapatkan masukan. China mengakhiri kebijakan satu anak pada 2016 setelah menerapkannya selama lima dekade. Kebijakan ini dinilai memberikan tekanan bagi para anak tunggal dalam hal mengurus orangtua mereka.

ATO.

Iklan