Sebuah penelitian global yang diterbitkan dalam Jurnal Kedokteran Inggris Baru menyatakan, kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan juga berisiko terjadi pada orang yang secara klinis tidak menderita obesitas. Dari 4 juta kematian akibat kelebihan berat badan pada 2015, hampir 40 persen tak dianggap obesitas secara klinis. Studi itu menemukan, lebih dari 2 miliar anak-anak dan orang dewasa menderita masalah kesehatan terkait kelebihan berat badan.

Kelebihan berat memiliki risiko akan gangguan kesehatan, yaitu diabetes tipe 2, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Orang-orang justru mengabaikan hal ini. Padahal, kenaikan berat badan yang tidak sesuai Body Mass Index ( BMI ) tetap harus diperhatikan. Seseorang tidak harus didiagnosis menderita obesitas sehingga berisiko meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan, jika tidak mengamalkan gaya hidup khususnya menyangkut pola makan sehat.

Mereka pun berisiko menderita diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Namun, mereka yang memiliki indeks massa tubuh kurang dari 30, ambang batas untuk obesitas, juga berisiko. Demikian dikatakan Dr Christopher Murray, penulis studi serta Direktur Institut Metrik, dan Evaluasi Kesehatan di Universitas Washington, seperti dikutip BBC, Senin ( 12/6 ).

Sumber : Kilas Iptek / BBC / JUM.

Iklan