Jenis kelamin bayi panda yang lahir di Kebun Binatang Ueno, Tokyo, Jepang, pekan lalu, dari ibu panda Shin Shin ( 11 ) akhirnya dipastikan betina. Pengumuman ini disampaikan pengelola kebun binatang, Jumat ( 23/6 ). Shin Shin akhirnya bisa melahirkan lagi setelah bayinya mati akibat pneumonia beberapa hari setelah lahir, lima tahun lalu.

Shin Shin dan pasangannya, Ri Ri datang dari China, 11 Februari 2011. Panda terlahir dengan warna merah muda, tanpa bulu, dan dengan bobot sekitar 100 gram. Karena terlalu kecil, sulit untuk menentukan jenis kelaminya.

Panda lahir dengan kulit berwarna merah muda, tanpa rambut dan berbobot 100 gram, begitu kecil hingga sulit menentukan jenis kelamin mereka. Bayi panda lahir dari pasangan panda Shin Shin dan Ri Ri. ” Ada kasus ketika penentuan jenis kelamin seekor panda ternyata salah selama beberapa tahun setelah kelahirannya,” kata seorang juru bicara Kebun Binatang Ueno, Tokyo.

Bobot bayi panda yang belum diberi nama itu kini mencapai 284 gram dan tinggi 17,6 cm sentimeter. Di bagian wajah dan badannya mulai tumbuh bulu panda berwarna hitam dan putih. Pertumbuhannya relatif cepat karena minum air susu induknya.

Reuters / AFP / AP /Luk.

Iklan