Kebiasaan buruk terkadang memang sulit hilang. Tia Hassler ( 46 ), perempuan asal Bethlehem, Pennsylvania, Amerika Serikat, ditahan di penjara Northampton County setelah dilaporkan menolak untuk membayar jasa perawatan rambut. Pengelola Salon Intrigued melaporkan Hassler ke polisi setelah perempuan itu menolak membayar jasa pengecatan rambut yang mencapai 100 dollar AS ( lebih dari Rp 1,3 juta ). Pihak salon mengatakan, Hassler telah mengetahui harga yang harus dibayar untuk jasa tersebut.

Tia Hassler tak mau membayar jasa perawatan rambut sebesar Rp 1,3 juta. Kebiasan buruk Tia Hassler kali ini membuat dia berurusan dengan polisi Bethlehem yang lalu menahannya. Dia dijebloskan ke penjara Northampton dengan tuduhan mempunyai catatan kriminal sejak tahun 2009. Salah satunya membeli makanan dan minuman, tetapi tidak mau membayar alias ngemplang. Ilustrasi : Handining.

Tia Dawn Hassler, 46, dari Northampton County, ditangkap dan dipenjara awal pekan ini,  saat dia tidak mau membayar jasa perawatan rambutnya senilai $ 100 di Intrigued Salon. Setelah rambutnya rapi dipangkas, Hassler mengatakan kepada pemilik salon, bahwa dia tak lagi bekerja dan punya uang cukup untuk membayar jasa perawatan rambutnya.

Namun, dia menolak membayar setelah pekerjaan itu usai dan berdalih tak punya uang. Saat polisi memeriksa arsip mereka, ternyata Hassler telah berulang kali melakukan kejahatan yang sama, membeli makanan atau jasa tertentu, tetapi menolak membayar setelahnya.

Catatan kriminal itu dimulai sejak tahun 2009, saat itu dia membeli makanan dan minuman, menghabiskannya, tetapi menolak membayar.

AP / WAS.

Iklan