Studi terbaru Universitas Tel Aviv ( TAU ), Israel yang dipublikasikan di Scientific Report menunjukkan peneliti bisa mengekstrak informasi spesifik dari vokalisasi kelelawar. Mereka mengidentifikasi, penggilan kelelawar menurut informasi, misalnya identitas pemanggil dan yang dipanggil, teman atau lawan. Mereka tahu kelelawar berkelahi terkait posisi tidur, perkawinan, makanan, atau tanpa pemicu. ” Mempelajari komunikasi satwa penting, jika Anda tertarik evolusi bahasa manusia, ” kata Prof Yossi Yovel dari Departemen of Zoology di TAU’s Faculty of Live Sciences, pemimpin riset, Selasa ( 27/12 ).

Kelelawar buah di taman zoologi di Universitas Tel Aviv bersama peneliti suara kelelawar Dr. Yossi Yovel. Foto : Tomer Appelbaum

Sekelompok mahasiswa merekam suara 22 kelelawar buah Mesir di goa kelelawar TAU selama 75 hari di laboratoriom. Para periset menyusun data 15.000 vokalisasi kelelawar dan menganalisis informasi itu.

Sumber : Kilas Iptek / Scicency Daily / JOG.

Iklan