Gara-gara kegiatan pramuka, seorang perempuan di Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat, belum lama ini dikenai tuduhan telah melakukan pencurian. Nilai barang yang dicurinya mencapai 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 200 juta. Miturut Jaksa Agung Wilayah Pike, Negara Bagian Kentucky, Rick Bartley, perempuan bernama Leah Ann Vick ( 26 ) yang merupakan pemimpin sebuah kelompok pramuka, mengambil pesanan kue senilai 15.000 dollar AS.

Kue-kue ini, miturut rencana, akan dijual oleh grup pramuka. ” Vick datang ke Pikeville dan mengambil kue untuk dijual, ” tuturnya. Berdasarkan surat tuduhan, Vick mengambil kue-kue pada 1 Februari, Bartly menjelaskan, kue-kue memang diambil oleh para pemimpin grup pramuka.

Kue yang dipesan Leah Ann Vick tidak sampai ke alamat pemesan. Ternyata kue pesanan dilarikan menggunakan mobil ke alamat tidak jelas, menyulitkan polisi Kentucky melacak keberadaannya. Ia menghilang bagai ditelan bumi. Ilustrasi : Didie SW.

Leah Ann Vick, ditangkap akhir pekan lalu dan dikenai tuduhan mencuri pesanan kue senilai 15.000 dollar AS.

Grup-grup ini kemudian membayar tagihan setelah mereka menjual semua kue. Grup-grup pramuka tidak memiliki dana untuk membayar pesanan kue di muka. Apa yang terjadi kemudian ialah Vick tidak pernah kelihatan batang hidungnya.

” Ia tidak membayar kue-kue itu. Orang-orang tidak berhasil menghubunginya, ” ujar Bartley. Miturut dia, kue-kue yang diberikan kepada Vick tidak pernah dijual oleh grup pramuka yang menjadi tanggung jawabnya.

Kami tidak tahu apa yang dilakukannya terhadap kue-kue ini, kata Bartley. Celakanya lagi, Vick sampai sekarang tidak berhasil ditemukan. Vick sudah dicari ke se jumlah alamat, tetapi tidak dapat ditemukan. Petugas keamanan sudah berusaha mencarinya.

Petugas menguasai daerah yang ditelusuri, tetapi orang-orang yang ditanyai tidak tahu di mana Vick berada. Kelihatannya, ia mengambil kue-kue itu dan sekarang Vick beserta kue-kue itu menghilang, ujar Bartley, seperti dikutip media Appalachian News-Express.

ATO.

Iklan