Annika ( 25 ) perempuan pekerja seks komersial di Konpenhagen, Denmark, kerap mengalami kekerasan oleh kliennya. Ia mengatakan sering dicekik gara-gara tak mau menuturi permintaan klien. Tahun 2017 ini saja, kata Annika, sudah empat kali ia hampir mati di tangan kliennya.

Pengalaman buruk pekerja seks komersial, seperti dialami Annika, menginspirasi seorang pengusaha Denmark, Michael Lodberg Olsen ( 46 ), untuk mengubah mobil ambulans menjadi mobil tempat para pekerja seks komersial dapat melayani kliennya. Tidak ada biaya, tempatnya bersih, dan dijamin aman karena dijaga beberapa orang dari kejauhan.

Mobil ambulans yang semula berfungsi untuk mengangkut pasien yang baru saja selesai menjalani perawatan di rumah sakit, diubah menjadi mobil pemuas nafsu pria hidung belang di Kopenhagen, Denmark. Ilustrasi : Handining.

Michael Lodberg Olsen (kanan) dan dua relawan Astrid Graugaard Jepsen (kiri) dan Lea Olsen ( tengah ) berdiri di samping ‘ Sexelance’, sebuah ambulans yang diperbaiki ulang di Kopenhagen 18 April 2017. – Reuters pic.

Sexelance demikian sebutan mobil itu. ” Melihat kekerasan brutal ( terhadap pekerja seks komersial ) sangatlah mengejutkan. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi, ” ujar Olsen. Sejak dioperasikan, kata Olsen pekak ini, Sexelance telah digunakan 64 kali.

Reuters / LOK.

Iklan