Riset menunjukkan semut menentukan arah bergerak dengan menandai posisi matahari, dikombinasikan informasi visual tentang lingkungan sekitar yang diingat semut. Bahkan, semut tak bingung meski jalan mundur. ” Temuan utama kami, semut dapat membedakan arah perjalanan dengan orientasi tubuhnya, ” kata salah satu penulis hasil studi, Antoine Wystrach, yang bekerja di Universitas Edinburgh, Inggris, serta Pusat Riset Ilmiah Nasional Perancis ( CNRS ).

Diterbitkan pada Jul 21, 2016,  Semut gurun sedang dalam misi mencari makanan di areal panas gurun. Semut menemukan  makanan lalu dibawal pulang kembali ke sarangnya. Ia merasa tidak susah dengan ukuran dan bentuk makanan yang lebih besar dari tubuhnya, saat membawa makanan itu. Penelitian baru menunjukkan semut berjalan mundur dengan mudah tanpa menabrak objek yang hendak dilewatinya, berdasarkan bayangan matahari ke permukaan tanah.

Riset dipublikasikan di Current Biology, Kamis (19/1 ). Hidup dalam koloni besar, semut harus mencari makan yang acapkali lebih besar dari tubuhnya dan membawanya kembali ke sarang.

Itu membuat semut kerap menariknya dalam jarak jauh dengan berjalan muncur. Eksperimen menunjukkan, semut dapat tetap di jalur yang benar mengikuti petunjuk dari angkasa.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / JOG.