Olahraga saja, tanpa menjaga makan, tak cukup untuk menjaga atau menurunkan berat badan. Bahkan, dalam periode dua tahun, mereka yang banyak berolahraga saja, penurunan berat badannya lebih kecil dibandingkan orang yang olahraganya kurang, tetapi disertai pengaturan makan. Kesimpulan studi yang dipimpin Lara Dugas dari Sekolah Kedokteran Strich Universitas Loyola Chicago, AS, itu membantah studi lain bahwa epidemi obesitas di AS saat ini dipicu kurangnya aktivitas fisik.

Lara Dugas dari Sekolah Kedokteran Strich Universitas Loyola Chicago.

Menjalankan Kesehatan dan kebugaran dengan olahraga lari bisa dilakukan di pagi hari saat sinar matahari mulai menyinari alam. Latihan lari saat berolahraga di jalan sesekali diimbangi dengan jogging bersama pasangan. Mereka sadar menjalani gaya hidup aktif yang sehat di musim panas, penting untuk kesehatan tubuh, diimbangi makan secukupnya agar berat badan terjaga.

Studi dilakukan pada 1.900 orang di AS, Jamaika, Ghana, Afrika Selatan, dan Seychelles. Hasilnya pada tahun kedua, responden yang cukup berolahraga justru cenderung bertambah berat badannya. Pola ini diyakini juga berlaku pada populasi umum.

” Aktivitas fisik saja tak cukup untuk menjaga kenaikan berat badan, ” kata Dugas seprti dikutip Livescience, Jumat ( 10/2 ).

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.

Iklan