Meski aman, penderita seliaka atau penyakit otoimun yang mengganggu penyerapan nutrisi dan mereka yang sensitif gluten namun tak terkena seliaka menghindari vaksin. Meski tak ada bukti vaksin dibuat dari atau mengandung gluten, dua kelompok itu khawatir vaksin tercemar gluten. Demikian hasil studi yang dilakukan Loren Rabinowitz, residen di Pusat Kedokteran Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat, setelah mewawancarai 1.300 pasien seliaka dan 200 orang sensitif gluten.

Pasien mendapat jawaban dokter tentang Penyakit otoimun. Dikatakan, otoimun adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang jaringan sehat orang tersebut sendiri. Sistem kekebalan tubuh atau disebut sistem imun berfungsi untuk melindungi tubuh dari ‘ancaman’ yang dapat membahayakan tubuh seperti bakteri dan virus. Sistem imun pada penderita otoimun tidak bisa membedakan antara jaringan yang sehat dan ‘ancaman’, ‘self’ dan ‘nonself’. Sistem imunnya diaktifkan untuk melawan jaringan sehat penderitanya sendiri.

Penderita seliaka tak bisa mencerna gluten secara normal sehingga saat makan gluten, mereka sakit perut hingga diare. Dalam studi, 31 persen orang sensitif gluten menolak vaksin flu. ” Mereka yakin vaksin itu tercemar gluten, ” kata Rabinowitz, Minggu ( 7/5 ).

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.

Iklan