Alih-alih mengintip aktivitas militer di sejumlah lokasi tes nuklir Korea Utara, para ahli dari Amerika Serikat, Selasa ( 18/4 ), dikejutkan oleh aktivitas olahraga bola voli saat mereka mengamati hasil pantauan satelit. Ketegangan yang memuncak antara Pyongyang dan Washington dalam satu bulan terakhir setelah serangkaian uji coba rudal nuklir oleh rezim Kim Jong Un telah membuat para ahli dari AS sibuk mengamati aktivitas nuklir Korut. Mereka mengantisipasi kegiatan yang meningkat di sejumlah lokasi tes nuklir di bawah tanah di fasilitas nuklir Punggye-ri Minggu.

” Kami mengamati tiga lokasi di sekitar fasilitas ( Punggye-ri ) di area administrasi pusat komando dan barak penjaga dekat pusat komando. Ada pertandingan bola voli sedang berlangsung, ” ujar Joe Bermudes, ahli di lembaga 38 North, sebuah lembaga independen pengamat Korut yang berbasis di Washington. Miturut Bermudez, ada dua kemungkinan dan penjelasannya fasilitas tes nuklir tersebut dalam posisi siaga, atau mereka memang ingin membuat bingung para pengintai yang telah memperhatikan secara ketat fasilitas itu dalam satu tahun terakhir.

Tentara Korea Utara yang sedang tidak bertugas memanfaatkan waktu sengangnya dengan bermain voli di lokasi di sekitar fasilitas ( Punggye-ri ).

Voto satelit merekam aktivitas tentara Korea Utara sedang bermain bola voli. Foto : Mirror Online

Dalam beberapa bulan terakhir, Pyongyang telah melakukan beberapa kali uji coba rudal nuklir dengan melanggar perintah PBB. Hal ini memicu kemarahan global dengan puncaknya pengiriman armada perang AS ke wilayah Asia.

Korea Selatan, AS, dan lembaga 38 North telah berkali-kali memperingatkan bahwa Kim Jong Un bisa kapan saja memerintahkan kembali uji coba rudal nuklir yang biasanya diarahkan ke laut dekat Jepang. Pemerintahan Donald Trump telah mengancam akan melakukan aksi unilateral jika negara sekutu Korut, China, tidak berupaya membendung aksi brutal Kim Jong Un.

Reuters / JOY.

Iklan