Rabu ( 19/4 ) pukul 19.24 WIB, asteroid 2014 Jo25 melintas di dekat bumi. Titik terdekat lintasan asteroid itu berjarak 1,6 juta kilometer ( km ) dari Bumi atau 4,6 kali jarak Bumi – Bulan. Di titik terdekat itu, asteroid bergerak dengan kecepatan 117 km per jam.

Asteroid itu melintas dengatn aman, potensinya menabrak Bumi 0 persen. Pusat Planet Minor Persatuan Astronomi Internasional mengategorikan 2014 JO25 sebagai asteroid berpotensi berbahaya karena lintasan di dekat Bumi dan ukurannya besar. Jadi, astronom akan memantau asteroid itu berabad-abad.

Pemandangan galaksi M64 yang diperbesar dengan ketat,  di rasi Coma Berenices dan asteroid 2014 JO25, yang diamati Mario Rana di New Mexico, 19 April 2017. Hasil pengamatan dia tulis ” Tiga eksposur 5 menit Ditumpuk menggunakan CCD Stack. “

Pengamatan radar asteroid 2014 JO25 menggunakan Teleskop Radio Arecibo di Puerto Riko menunjukkan, bahwa kapal itu dilobangi dua kali dan panjangnya hampir satu mil (1,3 km). Gambar melalui Planet Radar Science Group.

Lintasan terdekat dicapai 2014 JO25, Rabu malam, terdekat 400 tahun terakhir. Asteroid itu diperkirakan tak mendekati Bumi sampai tahun 2500. Radar astronom di Observatorium Arecibo, Puerto Riko, menyebut diamternya 1.300 meter. ” Saat asteroid mendekat, radar mengirim sinyal, ” kata Edgard Rivera-Valentin, ahli keplanetan Asosiasi Riset Antariksa Universitas di Observatorium Arecibo.

Sumber : Kilas Iptek / Space / MZW.

Iklan