Di sebuah stasiun kereta di Distrik Connaught Place, New Delhi, India, akhir pekan lalu, terjadi kehebohan. Saat banyak orang tengah menunggu kereta, monitor raksasa di stasiun tiba-tiba menampilkan tayangan adegan porno. Biasanya, monitor tersebut menampilkan iklan properti mewah dan kartu kredit.

Gara-gara tayangan tak senonoh itu, stasiun heboh. Orang-orang sibuk merekam tayanan adegan itu dengan kamera ponsel pintar mereka. Potongan rekaman adegan di monitor itu lantas beredar secara viral di media sosial.

Sebuah insiden telah membuat malu jawatan kereta api New Delhi, India. Sebuah adegan film porno tiba-tiba muncul di layar LED stasiun, di tengah keramaian para penumpang kereta.

Juru Bicara Delhi Metro Rail Corporation (DMRC ) Mohinder Yadav, Minggu silam, mengatakan, pihak berwenang sedang berusaha untuk mengindentifikasi tiga orang yang diduga menjadi dalang insiden tersebut. DMRC menjelaskan, monitor stasiun dikelola dari jarak jauh melalui jaringan Wi-Fi yang tidak aman. Akibatnya, jaringan Wi-Fi gampang diakses oleh pihak-pihak selain pengelola.

” Sebagaimana ditunjukkan oleh rekaman CCTV, ada tiga pria yang menjalankan potongan rekaman video porno itu melalui ponsel mereka, ” ungkap DMRC dalam pernyataan yang disampaikan Sabtu ( 15/4 ) malam. Mereka menambahkan bahwa perusahaan pengelola monitor stasiun akan diminta untuk memasang kata kunci ( password ) agar jaringan Wi-Fi menjadi lebih aman.

Diberitakan media The Times of India, Sabtu (15/4), peristiwa ini terjadi pada 9 April lalu di stasiun Rajiv Chowk di Delhi. Adegan panas itu terpampang di salah satu layar LED yang seharusnya diperuntukkan bagi iklan. Penumpang yang sedang menunggu kereta datang, beramai-ramai mengambil gambar adegan porno di layar LED menggunakan kamera pintarnya.

Insiden di stasiun itu mendapat perhatian serius di India. Di negara ini, seks dan mengekspresikan perasaan secara gamblang di pandang sebagai sesuatu yang tabu.

AFP / ATO.

 

 

Iklan