Keberadaan anjing lokal Bali atau sering disebut anjing kampung penting untuk keperluan ilmiah karena anjing lokal ini memiliki keberagaman gen yang menjadi kunci dalam upaya merekonstruksi evolusi anjing dari zaman purba yang juga berhubungan dengan kehidupan manusia. Demikian diungkap peneliti dari Universitas California di David, California, Amerika Serikat, Benyamin Sacks, dalam seminar internasional bertajuk, ” Kajian tentang Anjing Bali, Genetika, Kebudayaan, Penyakit Zoonosis, dan Kesehatan Masyarakat “, di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Jumat ( 31/3 ).

Anjing lokal Bali sering kita jumpai keluyuran di halaman rumah dan jalanan desa di Bali.

Suck mengatakan, anjing lokal memiliki gen yang paling dekat dengan serigala abu-abu. Miturut dia, moyang anjing lokal itu diperkirakan menyebar dari Asia ke kawasan Timur Tengah antara 8.000 – 5.000 tahun dan ke Eropa antara 9.000 – 5.000 tahun lalu.

Sumber : Kilas Iptek / COK.

 

Iklan