Studi perbintangan bisa dimanfaatkan untuk memahami kanker. Kolaborasi astronom dan ahli onkologi dilakukan pada pertemuan lintas disiplin ilmu di Cambridge, Inggris, untuk membahas manajemen data. ” Astronom melihat gambar langit, tetapi tidak dapat menganalisis jutaan gambar luar angkasa dengan tangan sehingga memakai pencitraan dari algoritma untuk menganalisis dan mengklasifikasi obyek, ” kata Prof Carlos Caldas dari Pusat Riset Kanker Inggris, Senin ( 13/3 ).

Profesor Carlos Caldas, pemimpin senior kelompok pusat riset  kancer, menunjukkan klasifikasi kanker payudara menjadi sedikitnya 10 subtipe yang dikelompokkan berdasar fitur genetik umum yang berhubungan dengan kelangsungan hidup pasien.

Professor Carlos Caldas.

Kini algoritma itu bisa untuk melihat gambar pasien dengan mengklasifikasikan ratusan ribu sel, melihat pola dan cara sel terhubung, serta menghitung sekaligus mengukur rata-rata jarak antarsel secara tepat. Jadi, diagnosis jauh lebih cepat dan dokter mendapat informasi yang terlewat.Teknologi itu tak hanya untuk mendiagnosis kanker payudara karena data bisa diolah untuk membuat gambar tiga dimensi sel kanker payudara untuk memahami cara terapi.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / ELD.

Iklan