Organisasi Kesehatan Dunia menyebutkan, setiap tahun, sebanyak 1,7 juta anak di bawah lima tahun atau balita di dunia meninggal akibat air atau udara yang tecemar. Itu sama dengan 26 persen dari jumlah total kematian anak balita pada 2012. Ada 570.000 anak balita meninggal akibat infeksi pernapasan, seperti pneumonia, 361.000 anak balita akibat diare, dan 270.000 anak balita karena lahir prematur akibat paparan polutan.

Anak-anak memakai masker untuk melindungi diri terhadap polusi udara kotor di sebuah sekolah di Beijing, Cina. Foto: Greg Baker / AFP / Getty Images.

Selain itu, 200.000 anak balita meninggal karena malaria dan 200.000 anak balita karena luka tak sengaja akibat kecelakaan, seperti keracunan, jatuh, atau tenggelam. ” Lingkungan tercemar mematikan anak. Tubuh kecil membuat mereka rentan pada udara dan air kotor, ” kata Direktur Jenderal WHO Margaret Chan, Senin ( 6/3 ).

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.

Iklan