Entah apa yang berada dalam pikiran pria di Sichuan, Tiongkok ini. Bayangkan, gara-gara jengkel karena seekor kecoa masuk ke dalam telinganya saat dia sedang tidur, pria tersebut menyemprotkan pestisida ke dalam telinga, beberapa waktu lalu. Alhasil, sebagaimana diberitakan oleh Chengdu Exconomic Daily, Senin ( 6/2 ), pria ini harus dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan medis.

Peristiwa tersebut bermula ketika Li Qiang ( nama samaran ) yang berusia 60 tahun kesakitan karena kecoa bergerak-gerak di dalam telinganya. Dengan menyemprotkan pestisida ke dalam telinga, Li memang berhasil membunuh kecoa. Namun apa daya, meski sudah mati, kecoa itu tidak bisa dikeluarkan karena telinganya bengkak akibat terkena cairan pestisida.

Karena merasa sakit luar biasa pada lobang telinganya,  Li Qiang terpaksa menyemprot lubang telinganya dengan cairan pestisida pembasmi hama. Ilustrasi : Handining.

Kecoak  serangga yang dijahui banyak orang. Meski tak menggigit, air kencing kecoak dinilai berbahaya apalagi jika masuk lubang telinga. Geli dan terasa sakit, begitu lah yang dialami Li Qiang saat ada kecoa masuk ke telinganya dan tak mau keluar.

Setelah menjalani tiga hari yang menyakitkan, Li pergi ke Rumah Sakit  Chengdu. Dalam waktu beberapa menit, dokter mengeluarkan bangkai kecoa dari telinga Li.

” Saya tidak bisa melukiskan rasa sakitnya, tetapi benar-benar tak tertahankan, ” uangkap Li sebagaimana dikutip globaltimes.cn. Semoga Li kapok dan tidak mengulangi lagi aksi nekat menyemprotkan pestisida ke dalam telinganya.

ATO.

Iklan