Polusi udara memicu perubahan iklim, sebaliknya perubahan iklim juga memperparah polusi udara. Studi yang dipimpin Patrick Kinney, profesor kesehatan perkotaan Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Boston, Amerika Serikat, menunjukkan, parahnya polusi udara itu tetap terjadi walau hanya faktor perubahan suhu yang diperhitungkan. ” Saat kita merusak iklim Bumi, secara tak sadar kita juga merusak kesehatan kita, ” katanya seperti dikutip Livescience, Kamis ( 16/2 ).

Patrick  Kinney.

Perubahan iklim menaikkan suhu rata-rata Bumi. Suhu tinggi meningkatkan kabut asap. Partikel ozon dalam kabut asap akan terbentuk lebih cepat pada suhu tinggi. Karena itu, perubahan iklim dan polusi udara berdampak bolak-balik. Polusi udara tak hanya dihasilkan dari aktivitas manusia,  seperti pabrik, tetapi juga kebakaran hutan dan lahan.

Asap kebakaran itu bisa menetap lama di atmosfer. ” Partikel polutan udara berlaku sama seperti asap rokok, ” katanya.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.

Iklan