Kabar gembira bagi primata di seluruh dunia. Sekarang bukan hanya artis yang bisa mendapatkan jodoh lewat aplikasi media sosial Tinder, tapi juga primata. Adalah seekor orangutan di kebun binatang Belanda yang dengan bantuan teknologi tinggi menemukan jodohnya.

Dia harus berterima kasih kepada Tinder, aplikasi kencan yang kini membuat khusus varian untuk kencan antarkera. Penelitian tentang perjodohan kera ini dimulai di kebun binatang Apenheul, di luar kota Apeldoorn, Belanda, yang menyelidiki respons emosional orangutan dan simpanse dengan menampilkan gambar spesies yang sama yang diperlihatkan melalui layar sentuh. Ahli Biologi Thomas Bionda, Rabu lalu, mengatakan, layar sentuh itu dapat membantu kera-kera tersebut menentukan pilihan pasangannya dalam rangkaian program pembiakan.

Kebun Bintang khusus primata Apenheul di Apeldoorn, Belanda, telah mengembangkan aplikasi Android Tinder untuk orangutan yang bertujuan melacak preferensi perkawinan. Dengan menunjukkan pasangan potensial di layar iPad kepada Samboja, orangutan betina berusia 11 tahun, peneliti ingin melihat jika dia memilih seekor jantan untuk meningkatkan peluang perkawinannya.

” Kami ingin membantu hewan-hewan kami, dan mungkin juga hewan dari kebun binatang lain untuk membuat pilihan ( pasangan ), ” papar Bionda melalui wawancara jarak jauh. ” Hewan pun harus saling menyukai satu sama lain, ” lanjut Bionda, yang berharap dengan memeriksa para calon pasangannya di layar komputer, para kera tersebut dapat memperkirakan kecocokan dengan pasangan potensialnya.

Meski demikian, saat ini taman primata Apelhul masih punya satu masalah : membuat layar sentuh yang tahan rusak di area orangutan. Layar sentuh yang sempat disediakan di wilayah primata khas Indonesia itu telah dirusak orangutan muda jantan bernama Samboja. Mungkin Samboja terlalu lama menjomblo.

AP / JOY / Tempo Co.

Iklan