Seorang ayah di Hangzou, China, betul-betul ingin menjadi sahabat terbaik bagi anaknya sampai-sampai dia membayar pemasangan iklan di sebuah koran lokal yang berisikan deklarasi hubungan baru di antara mereka. ” Mulai sekarang ( kita ) bukan lagi ayah dan anak. Kita adalah saudara, ” demikian bunyi iklan yang dibayar oleh ayah yang memiliki nama Guan itu.

Ayah dan anak menghabiskan waktu bersama-sama lebih bahagia dibandingkan jika anak dan ayah sudah ada jarak, hanya karena sang anak lebih suka berkomunikasi di dunia maya lewat akun media sosial. Kredit: Metropolis Ekspres.

Namun yang terjadi sungguh di luar dugaan di zaman internet ini. Sang anak lebih suka menyendiri dengan telepon pintarnya tanpa pernah mau lagi berkomunikasi dengan ayahnya. ” Setiap kali kamu hanya duduk di sofa menatap ponsel atau layar televisi,” kata sang ayah sedikit kecewa.

Akhirnya, sang ayah memasang iklan di koran lokal berisi pesan, pemutusan hubungan kekerabatan antara dirinya dengan sang anak.

Iklan ditujukan kepada anaknya, Guan Shaochen. Rupanya sang ayah mendapati anaknya kini mulai berubah. ” Kamu sekarang enggan bercakap-cakap dengan saya, bahkan tidak memedulikan saya, ” tulis iklan itu.  Saya harap kita bisa menjadi saudara dan melakukan sesuatu yang hebat bersama, papar sang ayah yang putus asa dalam iklan, seperti dikutip globaltimes.cn.

ATO.

Iklan