Gelombang tsunami media sosial beberapa tahun terakhir ini telah membuat banyak orang bertindak gila, bahkan membahayakan dirinya sendiri. Ini terjadi pada foto model asal Rusia, Viktoria Odintcova, yang mempertaruhkan nyawanya demi ketenarannya di media sosial. Aksi Odintcova bergelantungan di puncak pencakar langit Cayan Tower di Dubai tidak hanya menuai perhatian netizen, tetapi juga polisi Dubai.

Akhir pekan lalu, polisi Dubai memanggil Odintcova dan meminta foto model bertubuh indah untuk menandatangani perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Dalam video yang diunggah Odintcova dalam akun Instagram-nya terlihat, dia berjalan di palang penyangga puncak gedung setinggi 73 lantai tersebut, kemudian melayangkan tubuhnya ke belakang dengan satu tangan dipegangi oleh seorang laki-laki. Mayor Jenderal Polisi Khalil Ibrahim al-Mansouri, Wakil Kepala Polisi Dubai, seperti dikutip surat kabar al-Itttihad, mengatakan, Odintcova telah dipanggil dan diminta menandatangani perjanjian.

Aksi dramatis dan berani Viktoria Odintcova demi meraih popularitas di media sosial, akhirnya dilarang Polisi Dubai. Pelarangan ini untuk keamanan dirinya karena sangat berisiko mengundang maut jika terpeleset dan jatuh dari ketinggian gedung setinggi 73 lantai.

Bisa dibayangkan jika lengan pria yang menahan berat tubuh Viktoria tidak kuat dan pegangannya terlepas, tamat sudah riwayat Viktoria sebagai foto model cantik asal Rusia.

” Apa yang dilakukan perempuan muda Rusia itu sangat membahayakan nyawanya, ” ujar Mansouri sambil menambahkan, sangat penting bagi penduduk Dubai untuk menghindari aksi-aksi berbahaya di atas gedung pencakar langit. Aksi Odintcova tercatat telah ditonton oleh lebih dari setengah juta netizen.

Reuters / JOY.

Iklan