Seekor kucing bernama Pepper mendadak menjadi terkenal di Vienna, Austria. Enam bulan setelah dilaporkan hilang dari rumahnya di Belanda, kucing betina itu ditemukan di sebuah desa, di sebelah barat Vienna. Jarak dari rumahnya di Belanda dengan Aschbach-Marks, desa tempat Pepper ditemukan sekitar 950 kilometer, lebih dari dua kali jarak Jakarta-Semarang.

Pepper ditemukan oleh warga lokal dalam keadaan sakit dan tampak seperti kucing yang tersesat. Pepper lantas dibawa ke dokter hewan setempat. Selidik punya selidik, pada Pepper didapati microship ( komponen elektronik ) yagn menyimpan data pemiliknya.

Pepper tersesat hingga sampai di Vienna. Ia ditemukan warga desa Aschbach-Markt dalam kondisi tidak sehat, setelah menempuh jarak 900 km dari rumahnya di Tilburg, Belanda.

Dokter hewan Katharina Zoechling lalu menghubungi si pemilik dan mengiriminya foto kucing tersebut. Hasilnya, Pepper memang benar-benar kucing yang hilang di Belanda, enam bulan silam. Sang pemilik yang tidak dipublikasikan namanya tentu saja sangat gembira mendengar kabar bahwa kucingnya akhirnya dapat ditemukan walau berada sangat jauh, yakni di Austria.

Sebagaimana dilaporkan media penyiaran Austria, ORP yang dikutip AP, si pemilik kucing kini bersiap-siap untuk melakukan perjalanan dari Tilburg, Belanda, ke Aschbach-Markt. Tak diketahui bagaimana Pepper bisa mencapai Austria. Diperkirakan dia menumpang di belakang truk jarak jauh.

AP / ATO.

Iklan