Menyingkirkan tumbuhan eksotik invasif dari area alami mengembalikan kehidupan liar. Jadi, penurunan fungsi ekosistem bisa dikembalikan sebagian. Demikian hasil studi di pulau tropis Mahe di Seychelles, Samudra Hindia timur Afrika, yang dipublikasikan di Natur, Senin ( 30/1 ).

Miturut peneliti, mengeluarkan tanaman eksotis membuat tanaman lokal punya akses lebih ke hewan penyerbuk. Peneliti memantau satwa penyerbuk di delapan area terisolasi di puncak gunung. Semak eksostis ( 40.000 tumbuhan berkayu ) di empat area dicabuti dan kondisi di empat area lain tetap.

Dr. Kaiser-Bunbury (tengah) dan rekan-rekan di pulau Mahe, Seychelles. Kredit: Christopher Kaiser-Bunbury.

Dr. Kaiser-Bunbury (tengah) dan rekan-rekan di pulau Mahe, Seychelles. Mereka tengah memantau satwa penyerbuk pada tanaman bunga di area pegunungan Pulau Mahe. Kredit: Christopher Kaiser-Bunbury.

Setelah delapan bulan, tumbuhan di area yang direstorasi memproduksi lebih banyak bunga dan memikat lebih banyak hewan penyerbuk. ” Restorasi vegetasi meningkatkan penyerbukan, ” ucap pemimpin studi Christopher Kaiser-Bunbury dari Universitas Teknik Darmstadt, Jerman.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / JOG.

Iklan