Suhu permukaan laut saat ini memiliki kemiripan dengan periode interglasial terakhir. Periode interglasial terakhir ( the last interglaciation / LIG ) merupakan periode yang terjadi pada 129.000 – 116.000 tahun lalu itu ditandai dengan mencairnya es. Hal itu menyebabkan kenaikan permukaan laut 6-9 meter dari sekarang.

Beberapa penelitian sebelumnya memperkirakan periode LIG terjadi saat suhu Bumi naik hingga 2 derajat celsius. Namun, penelitian terbaru oleh Jeremy S Hoffman dari Oregon State University, Amerika Serikat, dan timnya menemukan, suhu Bumi saat ini sudah menyamai kondisi puncak LIG.

Salah satu akibat meningkatnya suhu bumi ialah mencairnya gletser di Kutub. Padahal gletser berperan penting bagi lingkungan serta manusia.

Salah satu akibat meningkatnya suhu bumi akibat adanya pemanasan iklim modern, ialah mencairnya gletser di Kutub. Padahal gletser berperan penting bagi lingkungan serta manusia. Dampak nyata semakin tingginya suhu Bumi, gletser di daerah kutub kian mencair. Selain berkontribusi menambah ketinggian permukaan air laut, melelehnya gletser di kutub juga menyumbang karbon di Bumi.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Science edisi 19 Januari 2017 itu menyebutkan, suhu permukaaan laut pada periode LIG berkisar 0,2-0,5 derajat celsius lebih panas dibandingkan suhu laut pada tahun 1870-1889. Selain itu, rata-rata suhu permukaan laut pada periode LIG memiliki persamaan dengan suhu laut pada tahun 1995-2014.Hasil penelitian itu diharapkan bisa membantu para ilmuwan lain dalam memahami bagaimana lautan akan menanggapi pemanasan iklim modern.

Sumber : Kilas Iptek / Sciency / AIK.

Iklan