Dua tipe bakteri dalam tubuh perempuan dapat jadi tanda adanya kanker pada dinding rahim atau kanker endometrium, yakni Atopobium vaginae dan spesies Porphyromonas. Hal itu berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Genome Medicine, Kamis ( 5/1 ). Tim peneliti dari Mayo Clinic di Minnesota, Amerika Serikat, mengkaji kondisi 31 perempuan kulit putih yang dijadwalkan mendapat histerektomi ( pembedahan untuk mengangkat rahim ) di klinik itu.

Rahim memilik fungsi yang sangat penting untuk sistem reproduksi wanita , untuk itu kesehatan rahim harus sangat diutamakan karena rahim tidak luput dari berbagai permaslahan kesehatan seperti infeksi mulut rahim. Infeksi mulut rahim disebabkan oleh tumbuhnya jamur yang disebut sebagai kandida. saat kandida tumbuh dengan pesat dan tak terkendali karena kadar asam berlebih pada mulut rahim, maka infeksi mulut rahim pun tidak terhindarkan. Kelebihan asam pada mulut rahim atau pada vagina terjadi karena daerah tersebut kurang bersih dan mengalami kelembaban yang cukup tinggi. Gejala yang timbul karena munculnya jamur kandida termasuk rasa panas dan nyeri saat buang air kecil.

Rahim memilik fungsi yang sangat penting untuk sistem reproduksi wanita. Karena itu kesehatan rahim harus sangat diutamakan dijaga dengan baik, mengingat rahim tidak luput dari berbagai permaslahan kesehatan seperti infeksi mulut rahim.
Infeksi mulut rahim disebabkan oleh tumbuhnya jamur yang disebut sebagai kandida. Saat kandida tumbuh dengan pesat dan tak terkendali karena kadar asam berlebih pada mulut rahim, maka infeksi mulut rahim pun tidak terhindarkan. Kelebihan asam pada mulut rahim atau pada vagina terjadi karena daerah tersebut kurang bersih dan mengalami kelembaban yang cukup tinggi. Gejala yang timbul karena munculnya jamur kandida termasuk rasa panas dan nyeri saat buang air kecil. Untuk itulah perlunya pemeriksaan dini bagi wanita jika merasa ada yang tak nyaman pada vagina saat berhubungan intim dengan pasangannya.

Sebanyak 17 perempuan didiagnose kanker endometrium, 4 perempuan memiliki penebalan dinding rahim ( prekursor kanker endometrium ), dan 10 perempuan dijadikan kelompok kontrol. Perempuan dengan kanker endometrium atau hiperplasia endometrium memiliki bakteri A vaginae dan Porphyromonas sp dalam jumlah signifikan di rahimnya. Temuan itu membantu peneliti mengkaji cara mencegah kanker rahim dengan memodifikasi mikroba yang ada di saluran reproduksi.

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / JOG.

Iklan