Pada 1998, Ma Van Nhat, kini berusia 54 tahun, menjalani operasi setelah mengalami kecelakaan. Delapan belas tahun berlalu, dia menyadari dokter yang membedahnya dulu meninggalkan kenang-kenangan di dalam perutnya saat operasi. Karena merasa perutnya sakit, Nhat memeriksakan diri ke Rumah Sakit Gang Thep di Thai Nguyen, sekitar 80 kilometer utara Hanoi.

Dokter yang memeriksanya menganjurkan pemeriksaan menggunakan alat ultrasonografi. Tidak disangka, dokter menemukan gunting sepanjang 15 sentimeter di dekat usus besar di perut Nhat. Ngo Trung Thang Wakil Kepala Bagian Umum RS Gang Thep, mengatakan, Nhat menjalani operasi selama tiga jam, akhir pekan lalu, untuk mengambil gunting tersebut.

Ma Van Nhat, 54, merasakan sakit perut selama 18 tahun terakhir. Semua obat sakit perut telah dia konsumsi, tapi rasa nyeri tak juga hilang. Akhirnya Ma menyerah, dia pun memeriksakan diri ke rumah sakit. Setelah diperiksa ternyata ada gunting dalam perutnya. Operasi mengeluarkan gunting pun dilakukan di RS Gang Thep.

Ma Van Nhat (54) merasakan sakit perut selama 18 tahun terakhir. Semua obat sakit perut telah dia konsumsi, tapi rasa nyeri tak juga hilang. Akhirnya Ma menyerah, dia pun memeriksakan diri ke rumah sakit. Setelah diperiksa ternyata ada gunting dalam perutnya. Operasi mengeluarkan gunting pun dilakukan di RS Gang Thep.

Operasi dokter bedah berusaha mengeluarkan gunting yang bersarang dalam perut Ma Van Nhat.

Operasi yang dilakukan dokter bedah RS Gang Thep berusaha mengeluarkan gunting yang bersarang dalam perut Ma Van Nhat. Gunting itu telah bersarang dalam perut Ma selama 18 tahun.

” Dia pulih dengan cepat, kondisinya baik, ” kata Thang. Miturut situs berita Suc Khoe va Doi Song yang menjadi corong resmi Kementerian Kesehatan Vietnam, selama hampir dua dekade Nhat bisa makan, minum, dan menjalani hidup yang normal. Kementerian Kesehatan kini tengah mencari para dokter yang mengoperasi di Provinsi Bac Kan, 18 tahun lalu. Namun, belum ada seorang pun yang ditemukan.

Reuters / WAS.

Iklan