Polisi tak selalu menindak pelanggar lalu lintas. Stasiun Televisi WBAY-TV melaporkan, Departemen Polisi Menomonie, Wisconsin, Amerika Serikat, mengunggah rekaman video dasbor mobil polisi yang dikemudikan Martin Folczyk di laman Facebook. Video itu memperlihatkan Folczyk memberhentikan mobil yang dikemudikan mahasiswa University of Wisconsing-Stout di tepi jalan karena melewati batas kecepatan.

Mahasiswa pelanggar lalu lintas lega setelah polisi yang menangkapnya, Martin Folczyk tak menilangnya. Bahkan polisi baik hati ini mau memasangkan dasi.

Mahasiswa pelanggar lalu lintas lega setelah polisi yang menangkapnya, Martin Folczyk tak menilangnya. Bahkan polisi baik hati ini mau memasangkan dasi. Ilustrasi : Handining.

Kamera video dashboar mobil terus menyorot adegan mahasiswa yang keluar dari mobilnya, menemui Martin Folczyk yang hendak menilangnya.

Kamera video dashboar mobil terus menyorot mahasiswa yang keluar dari mobilnya, menemui Martin Folczyk yang hendak menilangnya.

si mahasiswa beralasan dia ngebut karena ingin segera sampai kampus tempatnya presentasi dan dia sendiri belum sempat memasang dasi.

Si mahasiswa beralasan dia ngebut karena ingin segera sampai kampus tempatnya dia akan mempresentasikan karya ilmiahnya. Dia sendiri belum sempat memasang dasi dan gugup mengatakan kepada Martin.

Akhirnya Pak Polisi Martin memasangkan dasi ke leher baju lengan panjang mahasiswa. Dia berpesan jangan ngebut lagi.

Akhirnya Pak Polisi Martin memasangkan dasi ke leher baju lengan panjang mahasiswa. Dia tak menilang mahasiswa malah berpesan jangan ngebut lagi.

Mahasiswa itu beralasan, dia ngebut karena terlambat untuk presentasi dan masih harus mencari teman yang bisa memasangkan dasi untuknya. Alih-alih mengeluarkan surat tilang, Folczyk meminta mahasiswa itu dan mengikatkannya, bahkan merapikan dasi itu setelah mahasiswa tersebut melingkarkan dasi di lehernya. Polisi baik hati itu lalu membiarkan mahasiswa itu pergi dengan peringatan untuk tidak ngebut lagi.

AP / WAS.

Iklan