Orang tua cenderung menghindari perilaku berisiko dibanding saat masih remaja atau dewasa muda. Sebagin orang menilai itu karena mereka makin bijaksana atau hasil pengalaman hidup. Namun, riset peneliti Universitas Yale dan Universitas New York, keduanya di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kondisi tersebut dipicu berkurangnya jumlah materi abu-abu di bagian otak korteks parietal posterior kanan yang terlibat dalam dalam pengambilan keputusan berisiko.

Otak terdiri dari tiga bagian utama: otak depan, otak tengah, dan otak. Otak depan terdiri dari otak, thalamus, dan hypothalamus (bagian dari sistem limbik). Otak tengah terdiri dari tectum dan tegmentum. Otak belakang terbuat dari cerebellum, pons dan medula. Seringkali otak tengah, pons, dan medula disebut bersama-sama sebagai batang otak.

Otak terdiri dari tiga bagian utama: otak depan, otak tengah, dan otak. Otak depan terdiri dari otak, thalamus, dan hypothalamus (bagian dari sistem limbik). Otak tengah terdiri dari tectum dan tegmentum. Otak belakang terbuat dari cerebellum, pons dan medula. Seringkali otak tengah, pons, dan medula disebut bersama-sama sebagai batang otak.

Ifat Lee.

Ifat Lee.

Materi abu-abu terdiri sel, dendrit, dan axon sel saraf, tempat sinapsis berada hingga memungkinkan sinyal berpindah sari satu sel ke sel saraf lain. Profesor kedokteran komparatif dan ilmu saraf Universitas Yale, Ifat Levy, kepada Livescience, Selasa (13/12 ) mengatakan, berkurangnya materi abu-abu terjadi seiring bertambahnya umur sesuai dengan evolusi manusia.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.

Iklan