Berolahraga lari 30 menit tiga kali seminggu meningkatkan jumlah dan mutu sperma. Namun, itu hanya sementara. Jika sebulan berhenti olahraga, jumlah sperma turun lagi.

Berolahraga terlalu terlalu berat atau kompetisi bisa membahayakan mutu sperma. Jumlah sperma juga bisa ditingkatkan lewat pemakaian celana dalam longgar, mandi air panas, mencegah infeksi menular seksual, serta menghindari rokok, alkohol, dan obesitas.

 Menjaga atau meningkatkan kualitas sperma pria adalah hal penting dalam kehidupan yang modern namun penuh radikal bebas dewasa ini. Memang tidak dipungkiri bahwa produksi sperma laki-laki tidak saja ditentukan hanya dari faktor makanan dan olahraganya saja, namun yang paling utama adalah mengenai gaya hidup. Ada beberapa pria dewasa yang memilki kemampuan alamiah untuk memiliki atau menghasilkan sperma dalam jumlah banyak dan berkualitas bagus, masalahnya pria yang demikian adalah tidak sebanyak pria yang memiki masalah kualitas sperma yang lebih rendah.

Menjaga atau meningkatkan kualitas sperma pria adalah hal penting dalam kehidupan yang modern namun penuh radikal bebas dewasa ini. Memang tidak dipungkiri bahwa produksi sperma laki-laki tidak saja ditentukan hanya dari faktor makanan dan olahraganya saja, namun yang paling utama adalah mengenai gaya hidup. Ada beberapa pria dewasa yang memilki kemampuan alamiah untuk memiliki atau menghasilkan sperma dalam jumlah banyak dan berkualitas bagus, masalahnya pria yang demikian adalah tidak sebanyak pria yang memiki masalah kualitas sperma yang lebih rendah.

Miturut pimpinan studi Behzad Hajizadeh Maleki dari Departemen Kedokteran Olahraga Universitas Justus Liebig, Giessen, Jerman, Selasa ( 6/12 ), olahraga cukup jadi solusi sederhana efektif mendorong mutu sperma.” Penyebab orang tak bisa punya anak tak hanya soal sperma, ” ujarnya.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / Reproductionline.org/MZW.

Iklan