Analisis bekas susu di lebih dari 500 bejana prasejarah di Mediterania utara ( Spanyol, Italia, Perancis, Yunani, dan Turki ) menunjukkan manusia mengonsumsi susu dan produk susu binatang, baik sapi, domba, maupun kambing, sejak 9.000 tahun lalu atau tahun 7000 sebelum Masehi ( SM ).  Adapun analisis bekas lemak di periuk dan kerangka binatang dari 82 situs di Mediterania milenium ke-7 SM hingga ke-5 SM menunjukkan manusia Neotilitk menyembelih hewan peliharaan mereka. Informasi konsumsi susu dan daging itu membantu ilmuwan memahami faktor pendorong manusia mendomestikasi hewan memamah biak.

Studi ini dikombinasikan bukti kehadiran susu dan karkas lemak di lebih dari 500 kapal tembikar bersama-sama dengan pemeriksaan dari usia pada saat kematian hewan peliharaan digali dari 82 situs yang berasal dari 7 ke 5 ribuan tahun SM. Kredit: © taviphoto / Fotolia

Studi bukti kehadiran susu dan karkas lemak di lebih dari 500 tembikar yang berhasil digali dari 82 situs yang berasal dari abad ke-7 hingga  ke-5  SM, menunjukkan, manusia di jaman itu memelihara hewan ternak untuk dikonsumsi dagingnya.
Kredit: © taviphoto / Fotolia

Memerah susu merupakan pekerjaan populer di bagian barat dan timur Mediterania utara, tetapi tak pupuler di Yunani. ” Masyarakat Yunani lebih banyak mengambil daging hewan peliharaannya, ” kata Melanie Roffet-Salque dan Richard Evershed, ahli kimia dari Universitas Bristol, Inggris, Kamis ( 17/11 ). Itu dipicu perbedaan kondisi geografis sehingga jenis hewan yang didomestikasi berbeda.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience Daily / MZW.

Iklan