Orang kekurangan vitamin D berisiko lebih tinggi kena asma. Demikian hasil riset pada lebih dari 25.000 orang usia 18-79 tahun dan sekitar 9.700 anak usia 6-17 tahun pada survei kesehatan tahunan Amerika Serikat tahun 2001-1010. Dari jumlah itu, 68 persen anak dan 70 persen dewasa kekurangan vitamin D ( kurang dari 30 nanogram per milimeter ).

Anak yang sehat dan ceria merupakan sumber kebahagiaan orang tua, dan orang tua yang cerdas akan memilih cara terbaik untuk mempertahankan keceriaan buah hatinya, bahkan ketika mereka sakit asma. Asma adalah salah satu penyakit tidak menular yang telah menjadi perhatian dunia dan membutuhkan perhatian para orang tua.

Anak sehat dan ceria merupakan sumber kebahagiaan orang tua. Agar anak tetap sehat, maka orang tua akan mengusahakan agar anak mengonsumsi vitamin D agar tidak kena asma.  Asma adalah salah satu penyakit tidak menular yang telah menjadi perhatian dunia dan membutuhkan perhatian para orang tua.

Anak yang kekurangan vitamin D berisiko kena asma 1,35 kali lebih tinggi dibanding anak cukup vitamin D. Pada orang dewasa, meski risiko asma tidak naik, mereka lebih kerap sesak napas dibanding orang dengan vitamin D cukup. Pada pertemuan American Public Health Association di Denver, Selasa ( 8/11 ),Yueh-Ying Han, asisten profesor kesehatan respirasi, alergi, dan imunologi the Universicty of Pittsburgh School of Medicine, menduga level vitamin D rendah menekan level peradangan.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience /ADH.