Turun hujan salju adalah hal biasa di negeri empat musim. Salju tersebut biasanya menutupi atap rumah, gedung-gedung, jalanan, pohon-pohon, tetapi umumnya dalam bentuk butiran kecil. Namun, ada yang aneh dengan salju di Nyda, Rusia.

Laman UPI melaporkan, warga Nayda, Rusia, mendokumentasikan fenomena yang jarang terjadi di area atau lingkungan mereka, yaitu muncul ratusan bola salju yang menutupi garis pantai. Bola-bola salju itu berukuran lumayan besar. Bukan butir-butir kecil seperti yang biasa terjadi pada hujan salju, melainkan ukuran cukup besar, mulai dari sebesar bola tenis hingga hampir sepanjang 3 kaki ( 0,9 meter ).

Fenomena yang cukup unik ini banyak diabadikan orang. Di Youtube bisa kita lihat bagaimana perbandingan besaran bola salju ini dengan orang-orang yang mendatangi pantai di Teluk Ob, Nyda, Rusia. Fenomena terjadinya bola-bola salju dalam ukuran besar ini bisa akibat gerakan angin atau air yang terus-menerus menggerus di permukaan Teluk Ob sehingga lama-lama menjadi bola salju.

Fenomena alam yang kali ini cukup aneh terjadi di Desa Nyda di lingkaran Arktik, Kutub Utara. Penduduk mengabadikan bola salju besar yang memenuhi hampir sepanjang garis pantai Teluk Ob.

Fenomena alam yang kali ini cukup aneh terjadi di Desa Nyda di lingkaran Arktik, Kutub Utara. Penduduk mengabadikan bola salju besar yang memenuhi hampir sepanjang garis pantai Teluk Ob dengan kamera video atau photo.

Bukan butiran salju kecil yang turun, melainkan bola salju ukuran besar.

Bukan butiran salju kecil yang turun, melainkan bola salju ukuran besar. Karena ukuran bola salju cukup besar, maka bisa diduduki atau diinjak tanpa menimbulkan rekahan, alias bola salju tetap utuh karena saking dinginnya.

Teluk Ob ini termasuk wilayah Desa Nyda di lingkaran Arktik, Kutub Utara. Penduduk di Nyda mengatakan, mereka belum pernah melihat hal seperti itu di Teluk OB.

Menanggapi fenomena bola-bola sajlu raksasa tersebut, Sergei Lisenkov, Sekretaris Pers Institut Riset Arktik dan Antartika menjelaskan, hal itu merupakan fenomena alam primer, seperti lumpur es, kemudian muncul kombinasi efek angin di sepanjang garis pantai di Teluk Ob, juga dipengaruhi kondisi angin dan suhu udara sehingga terjadilah bola-bola salju berbagai ukuran itu. Pemandangan yang sama tertangkap kamera pada Desember 2015 di Danau Sebago di Negara Bagian Maine, Amerika Serikat.

UPI / LOK.

Iklan