Seekor gajah dikerumuni pegiat konservasi di luar Taman Nasional Amboseli, Kenya, Rabu ( 2/11 ). Gajah muda jantan itu dibius dan dipasangi kalung pelacak oleh The International Fund for Animal Welfare ( IFAW ) untuk mengetahui dan memahami rute migrasi gajah.

Gajah dibius lebih dulu agar tidak mengamuk, saat petugas pegiat konservasi Taman Nasional Amboseli, Kenya

Gajah dibius lebih dulu agar tidak mengamuk, saat petugas pegiat konservasi Taman Nasional Amboseli, Kenya, mulai memasang kalung pelacak agar rute migrasi gajah bisa dilacak.

Kalung itu bermanfaat unuk mengetahui dampak ledakan penduduk Kenya terhadap populasi satwa dilindungi yang terus terdesak itu.

Sumber : Kilas Iptek / Kompas.