Jangan ngebut kalau tidak mau tertimpa masalah beruntun. Laman UPI melaporkan, nasib sial dialami seorang pria yang tinggal di Orlando, Florida, Amerika Serikat. Ia harus menghadapi masalah beruntun gara-gara ngebut.

Daniel Rushing, pria itu diminta menepi oleh polisi Orlando gara-gara ngebut pada Desember 2015. Saat petugas polisi bernama Shelby Riggs-Hopkins itu memeriksa mobil Rushing, ia menemukan sesuatu atau semacam cairan di lantai mobil Rushing. Karena curiga, polisi itu pun menggeledah mobil Rushing.

Sesuatu yang ditemukan petugas polisi itu sebenarnya adalah lapisan donat Krispy Kremes yang dibeli Rushing. Namun, anehnya saat diperiksa menggunakan alat pengecek narkoba, lapisan donat itu ternya mengandung methamphetamine yang dikategorikan sebagai salah satu jenis narkoba. Gara-gara itu, Rushing pun ditahan polisi selama 10 jam di penjara.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itulah nasib yang dialami Daniel Rushing yang tertangkap polisi saat dirinya ngebut dengan mobilnya.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itulah nasib yang dialami Daniel Rushing yang tertangkap polisi saat dirinya ngebut dengan mobilnya.

Ia dipenjara karena lapisan donat, bukan karena ngebut. Lolos dari masalah yang satu, tertimpa masalah yang lain. Begitulah nasib Ruhsing.

Setelahy mendekam di penjara selama 10 Jam, akhirnya Rushing dibebaskan. Ternyata, setelah dilakukan pengecekan ulang terhadap cairan lapisan donat tersebut, ternyata terjadi kesalahan saat pengecekan pertama.

Saat dicek ulang, lapisan donat itu tidak mengandung methamphetamine/narkoba.Tidak terima dipenjara selama 10 jam, Rushing pun balas menuntut pemerintah Orlando atak ketidakadilan yang ia alami.

UPI/ LOK.