Nilai tak hanya diperoleh di bangku ruang kuliah. Di Nortwest University Xi’an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok, mahasiswa bisa mendapat tambahan nilai dengan belajar memanjat pohon. Satu kelas yang terdiri atas 24 mahasiswa, 13 perempuan dan 11 laki-laki, mengawali kuliah awal pekan ini dengan mendengarkan penjelasan instruktur tentang peralatan memanjat dan cara penggunaannya di bawah pohon yang menjulang setinggi 18 meter.

Seorang peserta memanjat di pohon selama seleksi. [Foto / chinanews.com

Seorang mahasiswa baru memanjat pohon setelah mendengarkan penjelasan instuktur. Kuliah panjat pohon sebagai mata kuliah tambahan, sebagai ajang pengenalan untuk hidup bertahan di alam, jika mahasiswa masuk hutan. Foto / chinanews.com

Kuliah lapangan bagi mahasiswa baru, juga mengenalkan bagaimana cara memanjat tebing yang benar, agar tak cedera saat merayap di batu gunung.

Kuliah lapangan bagi mahasiswa baru, instruktur juga mengenalkan bagaimana cara memanjat tebing yang benar, agar tak cedera saat merayap di batu gunung.

Salah seorang instruktur, Chen Chao, kemudian memukau para mahasiswa dengan memanjat setinggi 8 meter hanya dalam 6 detik. Surat kabar Chinese Business View melaporkan, memanjat pohon adalah bagian dari kuliah tentang bertahan hidup di alam liar.

Program memanjat pohon berguna bagi mahasiswa yang berminat meneliti tentang kanopi hutan selain untuk penyelamatan diri dan pertolongan pertama. Meski terlihat seperti bersenang-senang, pihak universitas yakin pelatihan ini akan banyak berguna.

WAS.