Keunikan ilmu pengetahuan dirayakan di Harvard University, Cambridge, Amerika Serikat, pekan lalu. Perayaan diadakan dalam rangka penganugerahan tahunan Ig Nobel ke-26. Dua warga Inggris, Charles Foster dan Thomas Thwaites, berbagi hadiah pada kategori biologi. Foster karena eksperimennya hidup di alam liar seperti seekor berang-berang, termasuk dengan menggali tanah untuk tidur dan makan cacing.

Penelitian menggunakan kaki palsu saat berada di alam Pegunungan Andes. Penliti mencoba bergaul dengan kambing gunung.

Peneliti Thwaites menggunakan kaki palsu saat berada di alam Pegunungan Andes. Peneliti mencoba bergaul dengan kambing gunung.

Antara pemenang lain ialah dua warga Britain, Thomas Thwaites dan Charles Foster yang dianugerahkan secara bersama bagi kategori Biologi.

Dua warga Britain, Thomas Thwaites dan Charles Foster mendapat anugerah sebagai pemenang secara bersama bagi kategori Biologi.

Adapun Thwaites karena membuat kaki palsu untuk tangannya, lalu hidup bersama kambing gunung selama tiga hari di Pegunungan Alpen. ” Penghargaan ini untuk merayakan hal yang tak biasa, menghargai imajinasi, dan mendorong ketertarikan orang pada ilmu pengetahuan, ” kata Marc Abrahams, editor Annals of Improbable Research, yang  menjadi penyelenggara.

Hadiah untuk kategori reproduksi diberikan kepada almarhum Ahmed Shafik dari Cairo University, Mesir, yang mengenakan celana pada tikus dan meneliti pengaruh bahan celana itu pada kehidupan seks tikus. Adapun dua peneliti Jepang, Atsuki Higashiyama dan Kohei Adachi, memenangi kategori persepdi tentang bagaimana benda terlihat berbeda jika orang membungkuk dan melihatnya dari sela kaki. Unik, bukan ?

Reuters / AFP / WAS.