Otoritas Benda Antik Israel menunjukkan gulungan kuno yang sudah jadi arang dan rusak akibat terbakar berabad silam. Analisis tiga dimensi para ahli menegaskan bahwa teknologi mampu membaca teks dalam gulungan itu tanpa harus membukanya secara fisik.

Setelah diproses, akhirnya hasil penelitian menunjukkan bahwa Taurat itu adalah potongan dari kitab Imamat, satu dari lima kitab Perjanjian Lama yang ditulis oleh Nabi Musa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taurat itu adalah potongan dari kitab Imamat, satu dari lima kitab Perjanjian Lama yang ditulis oleh Nabi Musa.

Sejumlah fragmen gosong yang ditemukan di pantai barat Laut Mati akhirnya dapat diidentifikasi sebagai gulungan Taurat kuno berumur 1.500 tahun. Ditemukan saat melakukan penggalian di sebuah sinagoga daerah Ein Gedi pada 1970 lalu, fragmen tersebut diakui menjadi sebuah misteri selama 45 tahun ini.

Fragmen tersebut dapat diketahui wujud aslinya setelah dipindai dan diproses menggunakan teknologi canggih perangkat lunak pemindai gambar digital. Proses penerjemahan bahasa Taurat kuno ini juga memakan waktu hingga satu tahun dan dilakukan oleh sejumlah ilmuwan serta peneliti dari penjuru dunia.

Sumber : Kilas Iptek / Bangka Tribunnews.

Iklan