Riset terkini yang dirilis Jumat ( 26/8 ), virus Zika menyebar secara seksual dari pria ke wanita. Bahkan, jika pria itu tanpa gejala terinfeksi Zika. Temuan itu dilaporkan di Maryland, Amerika Serikat, ketika pria yang terinfeksi di Republik Dominika, tetapi tanpa gejala, menulurkan virus ke pasangannya yang belum pernah bepergian ke lokasi penyebaran virus itu.

Studi yang dipublikasikan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS ( CDC ) memperingatkan, peluang transmisi seksual pada individu tanpa gejala Zika tak lebih rendah dibanding pada individu dengan gejala. Untuk mencegah penularan Zika secara seksual, rekomendasi terkini dipandang tak memadai, yakni disesuaikan apakah individu yang bepergian ke lokasi penularan menunjukkan gejala atau tidak, serta apakah pihak wanita berencana hamil atau tidak.

Sosialisasi ancaman wabah virus Zika di Kolombia. Kasus penularan virus Zika pertama kali dilaporkan terjadi di Texas, Amerika Serikat (AS). Virus itu dilaporkan menular melalui hubungan seksual dan tidak melalui gigitan nyamuk.| (Reuters)

Sosialisasi ancaman wabah virus Zika di Kolombia untuk warga Kolombia yang ingin bepergian ke Texas. Kasus penularan virus Zika pertama kali dilaporkan terjadi di Texas, Amerika Serikat (AS). Virus itu dilaporkan menular melalui hubungan seksual dan tidak melalui gigitan nyamuk.| Foto : Reuters

” Rekomendasi untuk mencegah transmisi Zika secara seksual akan diperbarui jika dibutuhkan, ” tulis pejabat berwenang. Reuters, Sabtu ( 27 / 8 ), memberitakan, Singapura mengonfirmasi kasus pertama transmisi lokal virus Zika pada wanita Malaysia 47 tahun yang belum pernah bepergian ke lokasi penularan Zika.

Sumber : Kilas Iptek / Reuters / JOG.