Dokter bedah di Gurdaspur, India, Senin ( 22/8 ), mengeluarkan 40 pisau logam dari perut seorang pasien yang menelan benda-benda tajam tersebut dalam dua bulan terakhir. Pasien yang dirahasiakan namanya tersebut dan berusia 42 tahun, yang mengaku memiliki dorongan tanpa kendali untuk menelan pisau-pisau logam, dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sakit di bagian perutnya. Setelah perutnya dipindai dengan sinar ultraviolet, dia mengaku telah menelan puluhan pisau logam.

Pria India yang punya dorongan nafsu kuat makan benda logam,akhirnya menyerah di meja operasi, setelah merasa perutnya sakit . Ilustrasi : Handining.

Pria India yang mempunyai dorongan nafsu kuat makan benda logam,akhirnya menyerah di meja operasi, setelah merasa perutnya sakit . Ilustrasi : Handining.

Tim ahli bedah rumah sakit di Gurdaspur melakukan operasi pada pasien pemakan pisau. ( FOTO: DINESH DUBEY/THE TELEGRAPH )

Tim ahli bedah rumah sakit di Gurdaspur melakukan operasi pada pasien pemakan pisau. ( FOTO: DINESH DUBEY/THE TELEGRAPH )

Setelah lima jam operasi, pisau-pisau tersebut berhasil dikeluarkan dari perutnya dengan jumlah 40 buah. Pasien kemudian diobati dalam beberapa hari ke depan.  tim ahli bedan di India tertegun ketika menemukan 40 pisau logam dari perut seorang pasien.

Setelah lima jam operasi, pisau-pisau tersebut berhasil dikeluarkan tim ahli bedah  India yang tertegun ketika menemukan 40 pisau logam dari perut seorang pasien. Pria India si pasien tergeletak lesu sehabis menjalani operasi aneh dan unik. Pasien kemudian diobati dalam beberapa hari ke depan.

” Dia punya dorongan liar untuk menelan segala jenis logam. Bahkan, untuk kami yang sangat berpengalaman dalam membedah, pengalaman ini sangat mengerikan, ” ujar dokter Jatinder Malhotra kepada CNN dan dikutip UPI. ” Kami sangat gugup karena satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal bagi pasien, lanjut Malhotra yang sudah 20 tahun menjadi dokter bedah dan tak pernah mengalami hal mengerikan seperti itu.

Di  dalam perut si pasien, dokter menemukan pisau-pisau yang terlipat, utuh, bahkan telah rusah. ” Saya menyesal telah merepotkan banyak orang, ” kata si pasien dengan wajah lurus.

UPI / JOY.