Nasib naas tak hanya menimpa manusia. Umumnya yang menjadi berita adalah manusia menjadi korban ranjau darat yang meledak. Namun, di Thailand, seekor gajah pun pernah menjadi korban ledakan ranjau darat tersebut.

Laman UPI melaporkan, seekor gajah di Lampang, Thailand, yang pernah terkena ledakan ranjau darat dan kehilangan kaki kanan bagian depan, awal Juli ini memperoleh kaki palsu yang dirancang khusus untuknya. Para relasi dari Asian Elephant Foundation mengunggah foto-foto Mosha, nama gajah betina yang menjadi korban ranjau darat dan kehilangan kaki tersebut. Di foto itu tampak Mosh sedang berada di sebuah sungai dan seorang pria sedang membantu memasangkan kaki palsu untuk pertama kalinya.

Mosha gajah berjalan di kaki palsu barunya , di Rumah Sakit FAE Gajah di Thailand Foto : BARCROFT

Mosha gajah betina berjalan dengan kaki palsu barunya di Rumah Sakit FAE khusus Gajah di Thailand. Foto : BARCROFT

Dengan dibantu keempat pawangnya, Mosha mencoba melangkahkah kaki kanan palsu untuk melatih otot pahan kakinya.

Dengan dibantu keempat pawang Gajah, Mosha mencoba melangkahkah kaki kanan palsu nya untuk melatih otot paha kakinya.

Miturut ABC News, Mosha kala itu baru berusia tujuh bulan ketika melangkahkan kaki di wilayah yang terdapat ranjau darat di perbatasan Myanmar. Kali palsu Mosha itu akan membantunya untuk meringankan beberapa tekanan di area tulang belakangnya dan ketiga kaki lainnya setelah ia mengalami cedera akibat hilangnya satu kaki.

Gajah lainnya yang bernama Motola juga telah memiliki kaki palsu. Tapi karena pertumbuhan fisiknya, ukuran kaki palsu itu kini sudah harus diperbarui.

ABC News / LOK.