Syarat mendapat akta perkawinan di Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat, cukup sederhana. Pasangan suami istri datang langsung ke kantor catatan sipil untuk mencatatkan pernikahan mereka. Namun, syarat sederhana itu tak bisa dipenuhi Bradley Jones, warga Louisville, karena tunangannya, Kathryn Brooke Sauer, tengah mendekam di penjara.

Sauer dibui karena perampokan dan belum akan bebas hingga 2026. Janet Conover, kepala penjara Kentucky, mengatakan, pihaknya tidak keberatan Sauer menikah. Tetapi, untuk menikah secara resmi, Sauer dan Jones harus hadir di kantor catatan sipil.

Bradley Jones

Bradley Jones ( kanan )  ingin menikahi Kathryn Brooke Sauer ( kiri ) dalam waktu dekat. Akan tetapi keinginan itu tak bisa dikabulkan kantor catatan sipil Louisville. Pasalnya, Kathryn Brooke tengah mendekam di penjara dan baru akan bebas 2026.

-kathryn-sauer-0000-jpg

Pihak penjara juga tidak bisa menyediakan transportasi serta pengamanan untuk mengantar Sauer. Petugas catatan sipil Shelby County, Sue Carole Perry, menegaskan, undang-undang negara bagian mewajibkan suami dan istri hadir langsung. Dia tak bisa mengeluarkan akta jika hanya salah satu seorang yang datang.

” Hukum tak mengatakan saya bisa melakukannya, ” ujar Perry. Surat kabar Lexington Herald-Leader memberitakan, karena merasa haknya dilanggar, Jones pun menuntut Perry ke pengadilan.

Dalam pengaduan itu disebutkan, hukum membatasi hak konstitusionalnya untuk menikah. Disebutkan juga, Jones tak mau menunda pernikahan dengan Sauer karena dia sangat religius. Hmmm…bagaimana kisah selanjutnya?

AP / WAS.

Iklan