Suplemen pengurang berat badan mengandung ekstrak asam malabar Garcinia cambogia banyak dikonsumsi. Namun, suplemen itu diduga berefek samping psikologis, memicu manik atau mania, yaitu perasaan tak normal ditandai munculnya alergi, agitasi, dan kegemberiaan berlebih. Gejala manik tak ingin tidur, mudah marah,  boros belanja, dan berbicara cepat.

Manik salah satu gejala bipolar, biasanya muncul setelah depresi berat dan bisa mendorong perilaku membahayakan. Dugaan efek samping dipublikasikan di jurnal The Primary Care Companion for CNS Disorders dari tiga kasus.

Garcinia Cambogia also known as Gummi-Gutta

Brian Hendrickson, residen psikiater di RS New York Presbyterian, AS, pemimpin studi, kepada Livescience, Selasa ( 23/8 ) mengatakan belum bisa dipastikan asam malabar sungguh-sungguh memicu manik. Dokter menyarankan menghindari suplemen itu.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.