Studi di Australia menyatakan, bayi laki-laki dari perempuan merokok saat hamil berisiko produksi lebih sedikit sperma saat dewasa. Pria dengan sedikit sperma susah membuahi sel telur pasangan ataupun butuh waktu lebih lama agar pasangan hamil. ” Jika ingin punya cucu, perempuan tak boleh merokok, ” ucap Christine Wohlfahrt-Veje, peneliti di Universitas Kopenhagen, Denmark, yang terlibat studi, Jumat ( 15/7 ).

Hasil riset dari Durham University, Inggris menunjukkan bukti bahwa wanita hamil yang masih aktif merokok bisa menyebabkan efek negatif pada kesehatan janin. Karena zat negatif rokok akan menghambat perkembangan otak janin. Hasil riset dari Durham University, Inggris menunjukkan bukti bahwa wanita hamil yang masih aktif merokok bisa menyebabkan efek negatif pada kesehatan janin. Karena zat negatif rokok akan menghambat perkembangan otak janin.

Hasil riset dari Durham University, Inggris menunjukkan bukti bahwa wanita hamil yang masih aktif merokok bisa menyebabkan efek negatif pada kesehatan janin. Karena zat negatif rokok akan menghambat perkembangan otak janin.

Tim peneliti menghubungi para pria usia awal 20-an yang ibunya berpartisipasi dalam studi saat hamil dua dekade sebelumnya.Mereka mengumpulkan sampel sperma 365 pria dan ultrasonografi testis 404 pria. Hasilnya, jumlah sperma pria dari ibu merokok saat hamil 19 persen lebih rendah.

Miturut Roger Hart, penulis utama studi dari University of Western Australia, itu menunjukkan, perempuan harus menghindari merokok saat hamil. Studi dimuat di Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, 24 Juni lalu.

Sumber : Kilas Iptek / Reuters / JOG.

Iklan